Jangan Jadi Individu Murahan
Pernah tidak kamu ngitung-ngitung. Tapi beda, ngitung kali ini itu adalah ngitung berapa jumpah rupiah yang sudah orang tuamu keluarin dari jaman kamu masih orok bayi sampai waktu kamu baca tulisan ini. Dari konsultasi ke puskesmas, uang angkotnya, uang bensinnya, biaya persalinan, susu formula yang tiap saat kamu konsumsi, camilan, gadget, sekolah, bahkan kuliahmu. Tujuannya simple banget. Saya ingin nunjukin kalau hidupmu itu begitu mahal harganya.
Tidak sampai disitu. Bahkan sebelum kamu ada dalam kehidupanmu, orang tuamu harus bergumul untuk berdoa yang entah makan waktu berapa lama. Berapa liter darah dan keringat yang harus dikeluarkan Ibumu ketika melahirkanmu. Betapa sempitnya perbedaan antara hidup dan mati untuk bisa mendatangkanmu ke dalam dunia. Hey, kamu sangat berharga dan mahal harganya!

Kita kadang lupa betapa berharga dan mahalnya kehidupan kita. Bukan kadang, tapi sering. Makanya kita jadi tidak menghargai hidup kita sendiri. Gampang nyerah kalau ada masalah. Enggan untuk menjadi yang terbaik. Padahal kalau mau usaha lebih keras dikit aja pasti deh tidak ada hal yang tidak bisa kita dapatkan. Kita jadi “murahan” saa hidup kita. Bergaul sekehendak hati, bertindak semua jiwa, dendam sama orang-orang yang dekat dengan kita tanpa ada penyelesaian, bahkan kita yang memilih jalan sebagai “pemberontak” untuk bisa diperhatikan.
Padahal semuanya kembali lagi bakal ngefek ke diri kita sendiri. Sekolah dan kuliah itu bukan untuk orang tua kita tapi untuk bekalmu sendiri di masa depan. Ketika kamu rusak hal itu, kamupun merusak hidupmu. Kerja juga bukan untuk orang tua tapi untuk kemandirian dirimu sendiri. Ketika kamu tidak bisa betah, gonta-ganti kerjaan kayak kutu loncat, kamu sedang ngerusak namamu. Ketika kita tidak menjaga diri kita di dalam lingkungan pergaulan, kita yang ngerusak diri kita, bukan orang lain. Kembali lagi semua bergema dan bersumber dari kita. Barang murahin itu bisa didapat dimana-mana. Tidak perlu susah untuk dapat barang yang murah. Tapi barang yang berharga dan mahal tidak bisa kamu temui di sembarang tempat. Mana yang bakal kamu pilih?
Ingat hal ini ketika kamu lagi capek, ngerasa down, pengen bunuh diri, atau jenuh sama rutinitasmu: Kamu begitu berharga dan mahal harganya. Jangan jadi individu murahan.

Emangnya yang punya masalah cuma kamu saja? Semua orang di dunia ini juga punya masalahnya masing-masing. Bahkan tokoh-tokoh besar seperti Oprah Winfrey, Joyce Meyer, dan masih banyak deretan artis yang ada di dalam dan luar negeri ini pernah memiliki masa yang sulit. Tapi lihat, apakah mereka nyerah? Kalau mereka nyerah, ga bakalan deh kita akan dengar nama mereka saat ini.
Bertanya kenapa harus terjadi atau kenapa harus saya tidak akan menyelesaikan atau mengembalikan waktu yang sudah maju ke depan. Bila ada kesalahan dan penyesalah di belakang, jadikan itu pelajaran dan lanjut bangkit. Jangan mau menangisi yang sudah terjadi. Karna waktu terus maju ke depan dan hidupmu semakin menepis. Jadilah individu yang berharga.

