Inspirasi Papua project Public Speaking

Di Bawah Langit Senja, Cerita Menjadi Jalan Menumbuhkan Iman

Gereja GKI Dumangkarai Doyo Lama Sentani Kabupaten Jayapura
Senja menyelimuti GKI Kanaan Dumangkarai, tempat anak-anak muda berbagi cerita, merawat harapan, dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.

Sharing Time bersama anak muda GKI Kanaan Dumangkarai membuka ruang untuk saling mendengar, berbagi pengalaman, dan mengenal kasih Yesus Kristus melalui kehidupan sehari-hari.

Senja menyisakan semburat jingga di sela awan yang membiru. Di bawahnya, gereja berdinding kayu itu tampak hangat oleh cahaya lampu yang mengalir melalui jendela. Bangku-bangku panjang berada di halaman, menghadap bangunan sederhana yang menjadi tempat jemaat berkumpul. Perlahan, terang hari berganti dengan cahaya dari dalam gereja.

Di GKI Kanaan Dumangkarai, suasana itu menjadi latar perjumpaan bersama anak muda dalam kegiatan Sharing Time. Sebuah ruang untuk berbagi cerita, mendengarkan pengalaman, dan memelihara iman kepada Yesus Kristus melalui kebersamaan.

Masa muda menyimpan banyak hal yang tidak selalu mudah diucapkan. Ada harapan tentang masa depan, keinginan untuk menemukan tempat dalam pergaulan, serta pertanyaan mengenai kemampuan diri. Dalam perjalanan iman, ada pula hal-hal yang masih dipelajari: bagaimana mempercayai Tuhan ketika rencana berubah, bagaimana bersyukur dalam keterbatasan, dan bagaimana tetap melangkah ketika jawaban doa belum terlihat.

Dengan Alkitab terbuka di pangkuan, seorang peserta menyimak Sharing Time di GKI Kanaan Dumangkarai. Bersama teman-temannya, ia mengambil bagian dalam ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.
Dengan Alkitab terbuka di pangkuan, seorang peserta menyimak Sharing Time di GKI Kanaan Dumangkarai. Bersama teman-temannya, ia mengambil bagian dalam ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.

Tidak semua pergumulan membutuhkan jawaban yang segera. Sebagian perlu lebih dahulu mendapat tempat untuk diceritakan.

Semangat itulah yang dibawa dalam Sharing Time. Anak-anak muda diajak memberi ruang bagi pengalaman sehari-hari, termasuk pengalaman yang mungkin selama ini dianggap terlalu biasa untuk dibagikan. Sebuah usaha yang belum berhasil, pertolongan seorang teman, atau keberanian mengambil tanggung jawab dapat menjadi awal percakapan yang bermakna.

Ketika pengalaman itu direnungkan, seseorang dapat melihat kembali bagian-bagian hidup yang sebelumnya terlewat. Perhatian keluarga, teman yang bersedia menemani, atau kekuatan untuk mencoba lagi dapat menjadi alasan untuk bersyukur kepada Tuhan. Berbagi cerita membantu mereka mengenali pengalaman tersebut, sekaligus memberi kesempatan kepada orang lain untuk belajar darinya.

Di dalam persekutuan, kesaksian juga memiliki tempat bagi perjalanan yang belum selesai. Seseorang boleh mengakui bahwa ia masih belajar sabar, masih bergumul dengan kekhawatiran, atau belum memahami keadaan yang sedang dihadapi. Kejujuran seperti ini memberi ruang bagi iman untuk bertumbuh tanpa tuntutan menampilkan kehidupan yang selalu baik-baik saja.

Iman kepada Yesus Kristus dipelihara melalui firman Tuhan, doa, dan kesediaan menjalani kehendak-Nya. Dalam kebersamaan, pengalaman sesama dapat menolong anak-anak muda melihat bagaimana iman itu dihidupi: melalui pengampunan yang diusahakan, tanggung jawab yang dijalankan, serta kasih yang diwujudkan kepada orang terdekat.

Namun, berbagi membutuhkan seseorang yang bersedia mendengar.

Karena itu, kegiatan ini juga membawa ajakan untuk memberikan perhatian dengan sungguh-sungguh. Membiarkan teman menyelesaikan kalimatnya, menahan keinginan untuk langsung menasihati, dan menghargai batas cerita yang ingin ia bagikan merupakan bentuk kepedulian yang sederhana sekaligus berarti.

Anak-anak muda menyimak sesi Sharing Time Kakak Jeni Karay (Kajen) di GKI Kanaan Dumangkarai. Di antara deretan kursi dan Alkitab yang terbuka, perjumpaan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, saling menguatkan, dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.
Anak-anak muda menyimak sesi Sharing Time Kakak Jeni Karay (Kajen) di GKI Kanaan Dumangkarai. Di antara deretan kursi dan Alkitab yang terbuka, perjumpaan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, saling menguatkan, dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.

Bagi orang yang sedang belajar terbuka, sikap pendengar dapat menentukan apakah ia merasa aman untuk melanjutkan cerita. Menjaga kepercayaan menjadi bagian penting dari persekutuan. Kisah pribadi yang dibagikan perlu diterima dengan hormat dan dirawat dengan penuh tanggung jawab.

Melalui tindakan-tindakan itulah kasih Kristus dapat hadir dalam hubungan sehari-hari. Kesediaan mendengarkan, menemani, dan mendoakan memberi wujud pada kepedulian. Anak-anak muda belajar bahwa mereka pun dapat mengambil bagian dalam menguatkan sesama, bahkan ketika belum memiliki banyak pengalaman atau jawaban.

Makna perjumpaan ini diharapkan berlanjut setelah kegiatan usai. Dalam sapaan kepada teman yang mulai jarang hadir. Dalam pesan singkat untuk menanyakan kabar. Dalam waktu yang disediakan untuk mendengarkan seseorang, serta doa yang membawa pergumulannya kepada Tuhan.

Di luar gereja, senja perlahan kehilangan warna jingganya. Cahaya hangat dari jendela tetap menerangi bagian halaman. Pemandangan sederhana itu menyimpan harapan bagi persekutuan anak muda GKI Kanaan Dumangkarai: agar selalu tersedia ruang untuk datang, berbagi, dan diterima.

Seorang peserta mengambil giliran berbicara dalam Sharing Time di GKI Kanaan Dumangkarai. Di tengah perhatian dan senyum teman-temannya, keberanian bersuara mendapat ruang untuk tumbuh.
Seorang peserta mengambil giliran berbicara dalam Sharing Time di GKI Kanaan Dumangkarai. Di tengah perhatian dan senyum teman-temannya, keberanian bersuara mendapat ruang untuk tumbuh.

Di ruang semacam itulah sebuah cerita dapat menemukan pendengar, dan seseorang dapat memperoleh keberanian untuk melangkah lagi. Bersama-sama, mereka belajar mengenal kasih Yesus Kristus dan membawanya ke dalam kehidupan—melalui perhatian kecil yang terus dijaga, dari satu perjumpaan ke perjumpaan berikutnya.

Senyum lintas generasi dalam kebersamaan Sharing Time di GKI Kanaan Dumangkarai. Perjumpaan untuk berbagi dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus, sekaligus merawat harapan bagi generasi masa depan Papua.
Senyum lintas generasi dalam kebersamaan Sharing Time di GKI Kanaan Dumangkarai. Perjumpaan untuk berbagi dan bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus, sekaligus merawat harapan bagi generasi masa depan Papua.
Facebook Comments Box

Leave a Reply