Untuk mendapatkan beasiswa yang kini membantunya menjalani studi doktoral, Tom harus mengalami kegagalan berkali-kali.
Bahkan ketika masuk di kampus, Tom sempat dianggap remeh karena berasal dari Timur. Namun itu tidak mengecilkan tekadnya untuk terus maju bahkan menjalani studi doktoralnya.
“Pastinya ada yang berbeda di proses belajar mengajar selama masa pandemi ini” kata Tom. Namun semangatnya untuk mempersembahkan ilmunya bagi masyarakat Papua selalu mengobarkan dirinya menjalani setiap perkuliahan.