BPN Ramadan 2021 journal journey jurnal leadership life

Kenapa harus Jeni Karay sih?

"biar tidak rempong"

Yeap! Benar sekali. Biar tidak rempong. Kenalkan sebelumnya. Namaku Jeni Karay dari Kota Jayapura. Perempuan berdarah campuran dari tanah Papua dan Jawa ini memang paling tidak suka kerempongan. Jadinya daripada pakai nama pena ala-ala, diriku memutuskan untuk menggunakan nama Jeni Karay. Jeni berasal dari Bahasa Ibrani yang artinya Anugerah Tuhan Yang Maha Indah. So, harapannya semoga blog ini selalu penuh dengan cerita-cerita indah dan pastinya seru dari rentetan perjalanan hidup, serta tempat-tempat yang telah dilalui oleh penulisnya. Satu hal lagi. Saya memang tipikal orang yang paling tidak suka dengan keremponganisasi. Bila ada yang simple, kenapa harus kompleks sih. Begitulah prinsip hidup saya. 

Sebenarnya ada hal yang lebih besar dari kenapa harus diberi nama Jeni Karay. Diriku punya impian sederhana memiliki banyak anak perusahaan dari berbagai bisnis yang nantinya diberi nama Jeni Karay Group. So, apapun usaha dan bisnisnya akan bernaung di bawah Jeni Karay Group. Dan jadilah blog ini juga diberi nama sama dengan namaku. Daripada harus pakai nama pena kemudian capek mem-branding nama pribadi (which is kerja dua kali ya toh) mendingan langsung aja branding nama sendiri. 

Lalu bagaimana dengan impianku itu? Tenang. Masih kugarap dengan penuh semangat, tidak terburu-buru dan penuh kehati-hatian. Lets see apa yang disodorkan oleh masa depan. Sampai bertemu di hari ke dua!

Member of Blogger Perempuan Network

Receive the latest news

Subscribe To Her Journey

Listen to her latest podcast episode

Kuasa dibalik
Jari & Kata

Kalau teman-teman perhatikan yah dengan seksama banyak kasus yang viral itu berawal hanya dari kata ataupun tulisan di sosmed yang diposting. Karena kata-kata pun adalah doa.

Meet The Writer

Jeni Karay

Jeni Karay, Influencer berdarah Papua ini merupakan anak muda yang aktif memberikan semangat serta pengaruh positif kepada anak-anak muda Papua lewat konten-konten media sosialnya. Kesukaannya kepada media sosial, dunia anak muda dan gemar membaca ini membuatnya aktif berkecimpung dalam dunia digital.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email
Facebook Comments Box

5 thoughts on “Kenapa harus Jeni Karay sih?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *