Masalah selalu punya dua sisi yang bisa kamu pilih: menegarkan atau melemahkan.

Hidup tidak selamanya hanya penuh dengan euforia kebahagiaan. Sering disela-selanya disispkan masalah. Ibaratnya seperti jalan. Tidak ada yang seluruhnya mulus. Pasti ada saja bagian yang berkerikil dan bolong. Tidak ada yang salah dengan masalah. Masalah lebih seperti sebuah hadiah yang diberikan kepadamu. Hanya saja bungkusannya tidak menggunakan kertas kado warna-warni dengan pita yang terajut rapi di atasnya. Bisa saja kita kecewa waktu mendapatkan masalah. Atau kita punya perspektif lain. Menerima dengan ikhlas dan membukanya.

Pilihannya selalu ada di diri kita. Mau menjadikan masalah itu menjadi sesuatu yang mendatangkan kekecewaan, kesedihan, lalu kita menjatuhkan diri kita dalamĀ  perasaan terpuruk yang panjang. Beberapa orang menggunakan masalah untuk membenarkan diri melakukan tindakan-tindakan yang merusak diri sendiri. Seolah masalah bisa dijadikan masalah untuk semakin memperburuk sebuah situasi. Kamu punya pilihan yang lain: menjadikan masalah sebagai area latihan untuk melatih otot ketegaran kita untuk semakin kuat, bijaksana dan punya proses pembelajaran bila masalah yang sama datang dalam hidup kita.

Mana yang akan kamu pilih?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *