BPN Ramadan 2021 journal journey Places travel traveler

Dari Raja Ampat Sampai Ke Belitung

"Bagi saya liburan bukan hanya tentang melepas penat, tapi juga cara untuk “berbelanja” ide-ide menarik."

Seperti tulisan saya sebelumnya, sedari usia 6 tahun kedua orang tuaku sudah mendidik kami (saya beserta kakak laki-laki) untuk menyukai jalan-jalan kemana saja. Dari yang jaraknya dekat hingga jauh. Dari yang Cuma di dalam kota hingga keluar kota. Itu juga sebenarnya yang membuat saya sangat menyukai jalan-jalan dari usia yang masih sangat muda. Secara pribadi saya merupakan tipikal orang yang lebih suka pergi sendirian kemana-mana dari pada pergi rame-rame dalam rombongan. Karena sudah pengalaman beberapa kali untuk pergi traveling bersama rombongan tapi tidak sependapat dan satu pikiran sehingga tidak begitu menyenangkan pada akhirnya.

Banyak sekali tempat favorit saya bila datang kata berlibur. Indonesia ini kaya. Kaya banget! Banyak pesona keindahan alamnya. Bisa saja sama-sama pantai namun topografi, keunikan nilai-nilai budaya bahkan bentuk pasir yang diinjak oleh kaki kita pasti berbeda. Itu baru yang ada di darat. Belum di dalam lautannya. Belum lagi hutan-hutan tropis yang berdiri dengan penuh anggun menjulang bangga menatap langit-langit biru. Bahkan, hingga sejauh ini pun pasti masih belum semua area di Indonesia sudah pernah dijelajah atau setidaknya sudah pernah terekspose dengan media sosial. Berikut 5 tempat liburan terfavoritku sejauh ini:

Raja Ampat. Siapa yang tidak pernah mendengar atau membaca keindahan gugusan pulau-pulau di Raja Ampat? Tempat ini menjadi urutan pertama dari tempat favorit liburan saya. Karena letaknya yang strategis, membuatk epulauan Raja Ampat terletak di jantung pusat segitiga karang dunia (coral triangle) dan merupakan pusat keanekaragaman hayati laut tropis terkaya di dunia. Ini juga yang membuat Raja Ampat memiliki air laut yang bersih, bening, dan juga unik warnanya serta biota laut. Untuk pergi ke Raja Ampat ada beberapa cara. Pertama kita bisa melalui pelabuhan rakyat menuju waisai dengan kapal cepat sebelum menjelajah pulau-pulau lainnya. Bisa juga dengan naik pesawat dari kota sorong ke waisai (seatnya terbatas dan tidak tersedia setiap saat. Kebanyakan merupakan carteran dari grup elit ataupun kelompok tertentu) sebelum menjelajah batanta, misool, atau wayag. Bila teman-teman tidak mempunyai waktu yang lama untuk pergi ke raja ampat, ada juga berbagai paket dari penyedia jasa wisatawan yang menawarkan sehari untuk menikmati raja ampat dari sorong dan akan kembali sorenya ke sorong. Sudah lebih dari tiga kali saya sudah bolak-balik ke Raja Ampat. Itu pun belum semua kepulauan sudah dijelajahi. Semoga di tahun 2021 ini saya bisa kembali lagi untuk menjelajah pulau-pulau lainnya.

Bali. Karena pernah menetap di Bali, saya jadi suka dengan pulau dewata ini. Kemana-mana juga dekat. Mau nyebrang ke Lombok bisa, nyebrang ke kupang juga bisa, letaknya strategis menurutku. Di Bali juga masyarakatnya bukan tipikal yang kepo untuk kepoin kehidupan para turis. Hiburan juga 24 jam sehingga selalu nyaman untuk di bali. Tapi saya pribadi setiap ke bali lebih untuk belanja ide-ide bisnis dan inovasi yang dibuat oleh para pengusaha bali yang dekat dengan saya. Bahkan, di tahun ini saya diberikan gelar nama bali: Ida Ayu oleh keluarga saya di bali. Bali selalu menjadi rumah kedua.

Karimun Jawa. Untuk ke karimun, butuh waktu dua jam dengan kapal cepat yang berangkat dari jepara. Maklum, traveler ekonomis alias backpacker. Sebenarnya karimun jawa adalah area yang cukup kecil. Hanya butuh seharian untuk mengelilinginya. Tapi yang paling menarik saya adalah kota kecil ini memiliki kuliner yang murah, apalagi varian makanan lautnya. Semuanya segar! Penginapan di karimun juga bervariasi dari yang berkelas sampai dengan yang ekonomis menggunakan rumah warga. Pulau-pulau di sekitarnya juga sangat bagus dan bersih. Hamparan pantai pasir putihnya juga juara banget!

Belitung. Tempat ini berkesan bagi saya karena waktu itu saya mendapatkan hadiah masuk peringkat lima besar untuk kompetisi visi indonesia 2045 dan hadiahnya adalah tiket gratis pulang-pergi ke destinasi pilihan kita (para pemenang) kemana saja di seluruh indonesia. Saya waktu itu memilih belitung karena suka banget dengan semua novel karya Andrea Hirata dan salah satunya adalah laskar pelangi. Sungguh kesempatan yang menarik sekali bisa mengelilingi bangka dan belitung. Hal yang saya sukai dari kota ini adalah selain bentuk batu-batunya yang unik, jalan-jalan di belitung bahkan hingga sampai ke pelosok semuanya beraspal. Berlibur ke bangka belitunglah akhirnya saya merasakan nikmatnya minum menggunakan susu kental sebagai pengganti gula. Ah, seru banget deh belitung!

Belitung. Tempat ini berkesan bagi saya karena waktu itu saya mendapatkan hadiah masuk peringkat lima besar untuk kompetisi visi indonesia 2045 dan hadiahnya adalah tiket gratis pulang-pergi ke destinasi pilihan kita (para pemenang) kemana saja di seluruh indonesia. Saya waktu itu memilih belitung karena suka banget dengan semua novel karya Andrea Hirata dan salah satunya adalah laskar pelangi. Sungguh kesempatan yang menarik sekali bisa mengelilingi bangka dan belitung. Hal yang saya sukai dari kota ini adalah selain bentuk batu-batunya yang unik, jalan-jalan di belitung bahkan hingga sampai ke pelosok semuanya beraspal. Berlibur ke bangka belitunglah akhirnya saya merasakan nikmatnya minum menggunakan susu kental sebagai pengganti gula. Ah, seru banget deh belitung!

Bagi saya liburan bukan hanya tentang melepas penat, tapi juga cara untuk “berbelanja” ide-ide menarik yang bisa kita aplikasikan ke bisnis peribadi ataupun menjadi insight baru untuk pekerjaan kita. Itu dia 5 tempat liburan favoritku. Bagaimana dengan teman-teman?

Member of Blogger Perempuan Network

Receive the latest news

Subscribe To Her Journey

Listen to her latest podcast episode

Kuasa dibalik
Jari & Kata

Kalau teman-teman perhatikan yah dengan seksama banyak kasus yang viral itu berawal hanya dari kata ataupun tulisan di sosmed yang diposting. Karena kata-kata pun adalah doa.

Meet The Writer

Jeni Karay

Jeni Karay, Influencer berdarah Papua ini merupakan anak muda yang aktif memberikan semangat serta pengaruh positif kepada anak-anak muda Papua lewat konten-konten media sosialnya. Kesukaannya kepada media sosial, dunia anak muda dan gemar membaca ini membuatnya aktif berkecimpung dalam dunia digital.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

Top 5 Buku Favorit!

Buku adalah jendela dunia. Duh, sudah sering banget kan dengar kalimat ini. Bagiku buku lebih seperti sahabat. Orang yang tidak keberatan mau bersamamu sepanjang masa

Read More »

Phondabee Pantai Hamadi

Kafe di jayapura Simple way To take your coffee Kuning Mencolok Dari Deretan Bangunan Siang ini kali pertama saya bertandang ke Booth Phondabee Cofee yang

Read More »

Pokoknya Wajib Dibawa!

Kalau kemana-mana pasti saja ada beberapa hal yang wajib kubawa didalam tas. Beberapa hal mungkin familiar bagi teman-teman. Tapi percayalah versiku agak sedikit tidak biasa.

Read More »

Ingin Kugapai di 2021

“Lebih membumi, Lebih banyak bersyukur.” Dengan perubahan signifikan sejak 2020 sejak covid-19 menerjang dunia, termasuk papua membuat saya belajar lebih menyederhanakan apa yang ingin dicapai

Read More »
Facebook Comments Box

2 thoughts on “Dari Raja Ampat Sampai Ke Belitung”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *