BPN Ramadan 2021 journal journey

Tentang Aku Yang Tidak Kamu Ketahui Sebelumnya

"Dibalik kata-kata saya yang manis, tenang, sedikit menusuk, saya tetaplah sosok yang bersahaja."

Sebagai publik figur, kadang saya merasa geli sekali ketika ketemu orang-orang yang menganggap saya seperti terlalu baik atau tidak bercela. Jelas media sosial saja terjaga dari kesan-kesan negatif, karna media sosial bukan ajang curhat atau panggung untuk mengekspos kehidupan pribadi saya. Dibalik kata-kata saya yang manis, tenang, sedikit menusuk, saya tetaplah sosok yang bersahaja. Berikut ada 7 Hal yang tidak banyak orang tahu tentang Jeni karay:

1. Perut bule

Sedari balita, Mami memang tidak membiasakan untuk diriku mengkonsumsi makanan yang pedis. Tiap daging yang pedis, harus selalu direndam di air panas sebelum akhirnya dimakan olehku. Setiap makan pedis, otomatis perutku akan langsung ‘terputar’ dan harus segera buang air ke kamar mandi. Sudah dicoba berkali-kali pun hasilnya sama. Bahkan saya sering dipanggil dengan julukan ‘perut bule’ karna ketidakberdayaku pada makanan pedas. Ketika bertambah usia, saya masih nekat mencoba untuk “melangkah lebih jauh” agar membiasakan perut. Hasilnya sama! Perut saya akan kesakitan bahkan bolak-balik ke kamar mandi untuk buang hajat. Pada akhirnya saya ikhlas menerima: perut saya paling lemah untuk makan-makanan pedas.

Kadang muncul rasa iri kepada mereka yang bisa dengan lahapnya makan sambal tanpa merasa perut sakit dan bahkan bisa tidak bernafsu makan ketika tidak ada sambal. FYI gengs, satu rumah, cuma diriku yang tidak bisa makan pedas!

2. Sendal jepit adalah favoritku!

Sendal jepit bagi saya lebih nyaman digunakan kemana saja. Mau di medan yang penuh lumpur, pecek, panas, mereka adalah yang paling tahan banting. Kalau ketinggalan ya gapapa. Bisa beli yang baru. Kalau kemasukan di air laut, tidak perlu takut kalau bakal terkelupas. Praktis, hemat, pokoknya dabest lah sendal jepit!

3. Si bungsu yang tidak manja

Sejak di bangku SD saya diajarkan sama papi untuk ikut serta dalam dunia pertukangan di rumah: ngecat garasi, ganti atap, bersihin karburator mobil, dan lain sebagainya. Prinsip papi sederhana agar saya bisa lakukan apa saja secara mandiri dimana saja nanti saya berada di kemudian hari. Inilah yang berkontribusi besar membangun karakter mandiri saya. Status boleh anak bungsu, tapi anti manja.

4. Basically, Pemalu

Dulunya saya pemalu banget! 180 derajat berbeda dengan figur saya saat ini. Saking pemalunya, saya tidak akan mau ambil camilan dan minum bila disuguhkan oleh tante-tante saya sampai mami saya yang memberikannya untuk saya. Se jaim itu! Astaga! Untungnya mamiku tipikal observer yang sangat jeli melihat perkembangan putri bungsunya ini. Sejak kejadian itu berulang terus-menerus, mami akhirnya suka berbisik di telingaku setiap malu: “Kalo ko malu, ko tra akan bisa dapat apapun yang ko mau dalam hidup”. Sejak saat ini rasa malu saya mulai terkikis sedikit demi sedikit sehingga menjadi saya yang sekarang.

5. Jangan sakiti hewan!

Mau ditahan atau ditutup-tutupin, tidak akan pernah bisa. Mataku akan selalu berkaca-kaca dan nangis sesegukan bila menonton film dimana tokoh binatangnya mati atau dibunuh. Film seperti Lion King, Dalmantian, Babe, Dumbo akan selalu membuat saya menjadi cengeng walau diputar berkali-kali. Di kehidupan nyatapun demikian. Saya paling tidak suka melihat orang menyiksa hewan, apalagi sampai hewannya melonglong penuh pilu.

6. Jazz is a lyfe

Dipenuhi masa kecil dengan suara gramofon dari musisi-musisi jazz seperti Frank Sinatra, Ella Fitzgerald, Louis Armstrong membuat musik jazz menjadi bagian dari tumbuh kembang saya. Bahkan hingga saat ini, setiap saat badmood tapi harus mengerjakan hal lain, mood booster saya adalah musik jazz. Aliran jazz bagi saya begitu unik: terdengar semrawut tapi tetap didalam koridor harmoni yang indah didengar oleh telinga. Sudah banyak juga konser jazz yang saya hadiri di Indonesia karna kecintaan saya dengan musik jazz.

7. Solo traveler

Terbiasa dibawa tamasya, jiwa merantau dan berani kemana saja sendirian sudah ditanamkan sedari dini. Itu juga yang memberi kontribusi kurang lebih membentuk diriku yang tidak takut kemana saja. Papi dan mami selalu bilang begini kepada saya: “Kalo ko pergi kemana saja, selama ko pu niat baik, kebaikan juga akan ikut ko kemana saja”. Hal inilah yang membuat saya tidak pernah takut bila harus berpergian ke festival, traveling bahkan pergi lintas kota sendirian.

Well, itu dia teman-teman 7 fakta menarik tentang saya. Pada akhirnya tidak ada manusia yang benar-benar sempurna di dunia ini. Termasuk saya yang ternyata bawaannya cool tapi perutnya tidak bisa menerima makanan pedas.

Member of Blogger Perempuan Network

Receive the latest news

Subscribe To Her Journey

Listen to her latest podcast episode

Kuasa dibalik
Jari & Kata

Kalau teman-teman perhatikan yah dengan seksama banyak kasus yang viral itu berawal hanya dari kata ataupun tulisan di sosmed yang diposting. Karena kata-kata pun adalah doa.

Meet The Writer

Jeni Karay

Jeni Karay, Influencer berdarah Papua ini merupakan anak muda yang aktif memberikan semangat serta pengaruh positif kepada anak-anak muda Papua lewat konten-konten media sosialnya. Kesukaannya kepada media sosial, dunia anak muda dan gemar membaca ini membuatnya aktif berkecimpung dalam dunia digital.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

Top 5 Buku Favorit!

Buku adalah jendela dunia. Duh, sudah sering banget kan dengar kalimat ini. Bagiku buku lebih seperti sahabat. Orang yang tidak keberatan mau bersamamu sepanjang masa

Read More »

Phondabee Pantai Hamadi

Kafe di jayapura Simple way To take your coffee Kuning Mencolok Dari Deretan Bangunan Siang ini kali pertama saya bertandang ke Booth Phondabee Cofee yang

Read More »

Pokoknya Wajib Dibawa!

Kalau kemana-mana pasti saja ada beberapa hal yang wajib kubawa didalam tas. Beberapa hal mungkin familiar bagi teman-teman. Tapi percayalah versiku agak sedikit tidak biasa.

Read More »

Ingin Kugapai di 2021

“Lebih membumi, Lebih banyak bersyukur.” Dengan perubahan signifikan sejak 2020 sejak covid-19 menerjang dunia, termasuk papua membuat saya belajar lebih menyederhanakan apa yang ingin dicapai

Read More »
On Key

Related Posts

Top 5 Buku Favorit!

Buku adalah jendela dunia. Duh, sudah sering banget kan dengar kalimat ini. Bagiku buku lebih seperti sahabat. Orang yang tidak keberatan mau bersamamu sepanjang masa

Phondabee Pantai Hamadi

Kafe di jayapura Simple way To take your coffee Kuning Mencolok Dari Deretan Bangunan Siang ini kali pertama saya bertandang ke Booth Phondabee Cofee yang

Pokoknya Wajib Dibawa!

Kalau kemana-mana pasti saja ada beberapa hal yang wajib kubawa didalam tas. Beberapa hal mungkin familiar bagi teman-teman. Tapi percayalah versiku agak sedikit tidak biasa.

Dari Raja Ampat Sampai Ke Belitung

“Bagi saya liburan bukan hanya tentang melepas penat, tapi juga cara untuk “berbelanja” ide-ide menarik.” Seperti tulisan saya sebelumnya, sedari usia 6 tahun kedua orang

Ingin Kugapai di 2021

“Lebih membumi, Lebih banyak bersyukur.” Dengan perubahan signifikan sejak 2020 sejak covid-19 menerjang dunia, termasuk papua membuat saya belajar lebih menyederhanakan apa yang ingin dicapai

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *