Tra pernah ada orang yang tra benci de pu diri sendiri. Hidung lah, bibir lah, pinggul lah, gigi, alis, dada, ada saja yang bisa kitorang nilai “kurang”. Ditambah lagi dengan bagaimana media menyajikan kepada kita bahwa sempurna menurut standar dunia adalah mereka yang harus begini dan begitu. Yakin ko mau bgitu terus? Padahal de yang paling setia sama-sama ko.