quote quotes

Halo Bulan ke 7

Hingga bulan ke 7 adalah sebuah kekuatan, layak untuk dirayakan sebagai pencapaian bahwa dirimu tidak menyerah melawan pandemik covid-19

Untukmu yang masih bisa scrolling sosial media dan akhirnya menemukan postingan ini. Selamat, kamu telah menaklukan 7 bulan masa pandemik covid-19 ini. Masih ingat ketika awal pandemik ini menghantam kehidupanmu? Mungkin kamu berpikir awalnya enak banget bisa mager tapi akhirnya kamu lelah juga mager keterusan. Atau bisa jadi kamu khawatir dan bertanya-tanya kapan pandemik ini berakhir. Mungkin butuh 3 bulan. Dengan berjalannya waktu, dampaknya mulai masuk lebih dalam ke hidupmu. Dari durasi, bagaimana berkoordinasi bahkan ada yang harus diberhentikan dari tempat kerjanya. Malam-malam kita di atas ranjang dipenuhi dengan berbagai pertanyaan: bagaimana dengan rencana ini itu? Apakah masih bisa kita mencukupi kebutuhan sehari-hari? Yang pada akhirnya membuat kita terserang rasa panik, resah bahkan terjaga karena tidak dapat terlelap.

Berhentilah sejenak. Lihat ke belakang. Kamu telah melewati 7 bulan. Satu per satu hari yang kamu lewati ternyata tidak begitu terasa hingga sampai di bulan ke 7 di tengah pandemik ini. Dan kamu kuat bisa berdiri di tempatmu saat ini berada, tetap mengerjakan apa yang harus kamu kerjakan, dan lihatlah orang-orang yang kamu kasihi masih ada bersamamu. Ketika bangun pagi masih bisa saling menyapa. Bila dirimu jauh dari mereka (seperti situasiku) setidaknya teknologi bisa mendekatkan kalian dengan video call singkat untuk menyapa. Coba lihat kembali. Pandemik ini mengeluarkanmu dari hal-hal yang “biasanya” kamu lakukan. Melemparmu keluar dari zona nyaman untuk memutar otak bagaimana caranya bisa tetap hidup serta menghidupi kehidupanmu. Entah berapa banyak kreatifitas yang tercipta karena pandemik ini. Cara-cara tradisional akhirnya mau tidak mau harus bergeser dan menyesuaikan dirinya agar tidak tergerus. Lihat kembali. Berbagai pintu kesempatan yang datang dalam hidupmu. Bisa jadi, tanpa si covid-19 pintu-pintu tersebut tidak akan muncul.

Sekali lagi selamat untukmu yang sudah tetap kuat, tegar bahkan bisa menaklukan 7 bulan ini. Kamu kuat, teman. Kuat tidak selamanya harus tanpa kekhawatiran. Justru kuat adalah ketika kamu tetap melangkah walau banyak kekhawatiran dalam pikiranmu. Entah kapan pandemik ini akan berakhir tapi pandemik ini mengajarkan kita satu pelajaran penting: bahwa apapun tantangannya, hidup terus maju ke depan dan berkat selalu menyertai hidupmu kok. Mungkin yang kamu terima tidak berlimpah-ruah namun cukup dari hari ke hari. Justru kuat adalah ketika kamu tetap melangkah walau banyak kekhawatiran dalam pikiranmu. Selamat mengarungi dunia hari ini, teman.

Jeni Karay

Jeni Karay

Merupakan Papua Social Media Influencer yang gemar untuk menulis, membaca dan begitu antusias dengan dunia sosial media untuk memberikan dampak kepana anak muda di Tanah Papua.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

More to explorer

Top 5 Buku Favorit!

Buku adalah jendela dunia. Duh, sudah sering banget kan dengar kalimat ini. Bagiku buku lebih seperti sahabat. Orang yang tidak keberatan mau

Phondabee Pantai Hamadi

Kafe di jayapura Simple way To take your coffee Kuning Mencolok Dari Deretan Bangunan Siang ini kali pertama saya bertandang ke Booth

Pokoknya Wajib Dibawa!

Kalau kemana-mana pasti saja ada beberapa hal yang wajib kubawa didalam tas. Beberapa hal mungkin familiar bagi teman-teman. Tapi percayalah versiku agak

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *