Gara-gara Cinta

April 30, 2020 jenikaray 0 Comments

Gara-gara cinta, cinderella diselamatin oleh pangeran yang bela-belain (konon katanya) mau datang dari negeri yang jauh, berperang melawan nenek sihir (sa masih bingung kenapa trada tete sihir, cuma nenek sihir), menghadapi tiap rintangan untuk bisa akhirnya menyelamatkan cinderella.

Gara-gara cinta, banyak keputusan “aneh” secara logika diambil. Demi melihat orang yang dicintai tersenyum, bahagia atau mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Tidak usah jauh-jauh. Coba lihat deh apa saja yang dilakukan kedua orang tuamu hingga saat ini (perjuangan mereka) agar kamu bisa mendapatkan: hp yang ada di tanganmu, uang pulsa yang kamu minta tanggal tua juga tersedia, bbm yang ada di tangki mobil/atau motormu, uang bulanan yang selalu mereka usahakan agar tidak telat.

Banyak hal sih yang dilakukan atas dasar cinta. Ibaratnya cinta itu sebagai penggerak, motivator untuk seseorang mau mati-matian berjuang untuk sesuatu. Buat saya cinta itu misteri sih. Kekuatannya melebihi maut.

Kalau diibaratkan, berarti cinta itu komoditas termahal. Barang yang mahal akan selalu dijaga dengan waspada. Tidak diberikan kepada sembarangan orang. Sama juga halnya dengan cinta. Kalau kekuatannya sedemikian rupa, bukankah sudah selayaknya dijaga dengan sebaik mungkin?

So, jangan memurahkan barang yang mahal. Jaga perasaan itu baik-baik. Berikan juga kepada orang yang bisa menghargainya.

Facebook Comments

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *