journal journey

Jalan Tuhan

Beberapa jalanNya itu muncul last minute. Ketika terlihat secara prediksi kasat mata seperti tandus, tiada harapan, tiba-tiba saja nongol begitu saja.

Beberapa jalanNya itu muncul tidak terencana. Hanya mengikuti arahan, lalu ada sudah tersedia di depan. Tidak ada penjelasan panjang ini-itu.

Beberapa jalanNya dikemas dengan kertas kado yang usang. Dari luar tidak terlihat sebagai kado yang dinanti-nantikan. Mungkin bukan kertas kado bungkusannya. Tapi plastik biasa atau kertas koran seadanya. Lipatan yang tidak simetris, tidak elok lah.

Beberapa jalanNya bisikan nurani. Bisikan-bisikan dalam hati yang mengarahkan manusia mengambil ini dan bukan itu. Memilih ini dan bukan itu.

Beberapa jalanNya kadang dipercepat. Yang seharusnya menunggu sekian tahun, tiba-tiba saja dikemas hanya dalam hitungan hari atau bulan. Tanpa menunggu persetujuanmu, sudah langsung saja ada di depan mata.

Apapun jalanNya, tak pernah satupun rancanganNya untuk mencelakakan atau mendatangkan malapetaka. Justru jalan-jalanNya sebuah petualangan menuju satu titik kemuliaan ke kemuliaan lainnya.

Sedang di jalan manakah dirimu, sayang? Semoga tetap imanmu teguh dan senyummu selalu tulus.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *