Jiwa Manusia
Jiwa manusia mnurutku adalah bagian yang unik dalam bagian manusia. Saking uniknya, kita jadi ngeh bahwa ada juga penyakit yang bisa melanda jiwa kita, namanya sakit jiwa alias gila. Jiwa juga jadi salah satu bagian yang penting dalam eksistensi seorang manusia. “didalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat” pasti teman-teman banyak yang sudah tahu nasehat ini di kelas penjaskes dari jaman SD. Seolah-olah jiwa adalah jendela yang membuat seseorang bisa menikmati hidupnya atau jadi orang yang terus-terusan meratapi hidupnya. Kena hal yang tidak mengenakan sendiri, langsung meratapi diri. Kenapa harus menimpa dirinya, kenapa harus dia, dia, dia. Seolah-olah dunia ini tuh berotasi untuk dirinya seorang dan semesta ini harus berpusat pada dirinya.
Seolah-olah jiwa adalah jendela yang membuat seseorang bisa menikmati hidupnya atau jadi orang yang terus-terusan meratapi hidupnya.
Yang bisa memahami jiwamu adalah penciptamu sendiri alias Tuhanmu. Menurutku sih jiiwa manusia diciptakan sengaja ada satu ruang kosong yang hanya bisa dipenuhi ketika kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Mau diisi harta, cinta, segala kenikmatan dunia, akan selalu ada satu ruang kosong yang hanya bisa dipenuhi oleh pencipta kita. Semakin diri kita menjauh, makin krasa seperti ada yang kurang dalam hidup kita.
Yang bisa memahami jiwamu adalah penciptamu sendiri alias Tuhanmu.
Ketika semua yang kita inginkan (entah berbentuk materi atau non materi) terpenuhi namun tetap merasa ada kekosongan dalam jiwa kita, mungkin sudah saatnya kita kembali mengevaluasi diri. Mungkin kita begitu sibuk mengisi apa yang diri kita mau, namun lupa mengisi apa yang diinginkan jiwa kita.

