jurnal poetry

Karna Aku: Perempuan

Tegarlah tiap saat dalam jiwamu Tersenyumlah manis dalam lesungan detail tubuhmu Anggun dalam tiap gerakanmu Lembut menyelimuti setiap ucapan Tegas dalam setiap prinsipmu Bersahaja dalam penampilanmu Harapanmu, letakkanlah pada Dia yang kekal Berkaryalah untuk Ibu pertiwi Dalami setiap ilmu yang memberi rakyatmu makmur Pergilah sejauh kakimu dapat melangkah Cintailah hidup, cintailah sesama Karna aku: Perempuan.

Continue Reading
poetry

Cenderawasih

Cenderawasih ini tak berdaya Terpaku, terpuruk, tanpa sahabat Air matalah makanannya Matahari sebagai musuhnya Malam menjadi sahabatnya Terseok-seok melangkah Takdir memalukan dirinya Kekayaannya habis terkuras Keserakahan menggerogoti jiwa pemimpinnya Kekerasan demi kekerasan menjadi kutu di kulitnya Cenderawasih ini tak berdaya Langit biru menjadi musuhnya Tanah yang kelam menjadi sahabatnya Teriakan jiwanya hampa termakan kecongkakan manusia …

Continue Reading
jurnal traveler

Yang Biasa Dilalui

Entah sudah berapa kali setiap hari atau setiap saat melalui tempat-tempat ini. Entah sudah berapa ribu kali bertemu dengan mereka. Tapi sebenarnya kebahagiaan kita tidak perlu ditemukan dalam benada-benda yang mahal, ataupun perjalanan yang begitu jauh untuk menemukan kebahagiaan. Sometimes, kebahagiaan malah ditemukan di sekeliling anda. Sederhana, tidak mahal. Yang anda perlukan hanyalah mata yang …

Continue Reading
jurnal

Belajar Dari Hidup

Inilah point yang paling saya kagumi dalam perjalanan kehidupan: Anda diijinkan untuk melakukan kesalahan, merasakan betapa sesaknya saat menyadari keputusan yang anda ambil tak dapat ditarik kembali, merasakan hangatnya air mata, bagaimana merasa begitu bersalah saat menyakiti orang lain namun yang dapat anda lakukan adalah tetap terus berjalan lurus dan memaafkan diri anda serta orang …

Continue Reading
poetry

Dalam Malam

Alunan kenangan lama memutar dalam nada Hangatnya jiwa merasuki nafasku Pelukan impian tetap membuatku terjaga Bulan, langit, awan kelabu, hanya kaulah teman berbagi dikala malam Oretan masa depan, lusinan sampah ide manusia menjadi teman berbagi Tenang, hening, Diam Terjaga dalam raga, Tertidur dalam hati Bernyanyi dalam jiwa, mematikan penasaran hati Kamar ini penuh sampah, sampah …

Continue Reading
poetry

Kupeluk

Kupeluk malam Kupeluk rembulan Kupeluk mimpiku Kupeluk hatiku Kupeluk jiwaku Kupeluk harapan-harapanku Kugenggam, Kuserahkan, Kuberikan kepada Yang Punya Hidup Kuhembuskan, kubisikkan dalam kata-kata tak tertuliskan kututurkan, kuucapkan tanpa henti dalam bahasa jiwaku Kupeluk hidupku, kunaikkan doa pada Yang Punya Hidup menembus dinding keangkuhan jiwa melawan arus emosi jiwa membaringkannya pada Yang Punya Hidup

Continue Reading
poetry

Visi

Kuayunkan pikiran ini Melampaui batas-batas dunia Melambung tinggi mencapai cita dan asa Berdiri diantara batas langit dan bumi   Malam tak pernah menghalanginya Takkan kubiarkan pagi membatasinya Kubiarkan dia menggeliat Mencari dalam setiap nafasku   Batas langit takkan membuatnya mati Luka dan perihnya hidup takkan menghentikannya Bangkitlah dari hari ke hari! Pergilah menjelajah seluruh bumi, …

Continue Reading