podcast poet poetry poetry

Episode 3: Harapan Untuk Tanah

https://jenikaray.com/wp-content/uploads/2020/07/video-output-C9151CBB-CF64-4D45-89F0-2AB00BA7530C.mov Merupakan kumpulan doa, harapan, dan langkah-langkah kecil kebaikan Memang apa yang dilihat mata belum sepenuhnya seperti harapan. Namun itulah harapan: banyak doa, banyak melangkah, banyak belajar hingga nanti apa yang dilihat mata sepenuhnya seperti kumpulan harapan: Untuk Tanah. Kesejahteraan tanah merupakan kesejahteraan rakyat di atasnya. Bila tanah itu subur, dibutuhkan banyak orang dengan berbagai …

Continue Reading
poet poetry poetry

Segala Hal Bermusim

Nona, pada akhirnya kau harus memahami: kapan harus memulai dan waktunya untuk berhenti. kapan harus mendoakan, kapan juga waktunya harus melepaskan. Karena nona, segala hal bermusim. Satu ke lainnya tak pernah diam namun harus saling berganti perannya untukmu. -JK   Teruntuk nona, segala hal bermusim. memang benar bahwa perempuan merupakan makhluk yang dianugerahi rasa yang …

Continue Reading
poet poetry poetry

Kembali Ke 7 Tahun Yang Lalu

Kuharap waktu dapat bergulir kembali. Kuharap aku tidak begitu takut untuk memilihmu saat itu. Memilih percaya padamu, bukan kepada banyak suara yang mencoba berusaha melepaskanku darimu. Dan bila harus diulang, segala indah dan perihnya akan kunikmati walau harus diulang berkali-kali. kuharap waktu dapat bergulir kembali: 7 tahun yang lalu. Bila ada yang namanya penyesalan, maka …

Continue Reading
poet poetry poetry

Hanya dengan

Hanya dengan teduhnya senyum dan matamu, segala gemuruh dalam diriku diam tak berkutik. Dengan genggaman tanganmu, aku selalu punya kekuatan lebih untuk mencapai apapun dalam hidup ini. -JK

Continue Reading
poet poetry poetry

Selamat Datang Cinta

Cahaya mentari lebih indah pagi ini. Hangatnya begitu menentramkan. Kicauan burung terdengar seperti tembang surga yang diaransemen hanya untukmu pagi ini. Dan hembusan udara pagi memenuhi paru-parumu dengan banyak sekali dosis bahagia didalamnya. Babak baru tersenyum manis, mengulurkan tangan untuk kubalas menggenggamnya. Akhirnya datang juga masanya: lembaran yang baru lebih begitu menarik daripada membolak-balikkan lembaran …

Continue Reading
poet poetry poetry

Menggelikan

Rasanya begitu menggelikan, bertemu dengan mereka yang begitu berkharisma ketika berhadapan dengan lautan manusia, terlihat tegas dalam setiap perkataan, diteladani banyak orang, namun begitu rapuh ketika berhadapan denganmu hanya karena sebuah tatapan mata yang tidak disengajai. -JK

Continue Reading